Oleh-Oleh Khas Madura di Pintu Jembatan Suramadu

Mengunjungi satu tempat, tetapi tidak membawa oleh-oleh khas daerah setempat, rasanya seperti makan lalapan tanpa ada sambal. Rasanya kurang sempurna dan seperti mengganjal. Itu juga yang mungkin Anda rasakan jika berkunjung ke Madura tetapi tidak membawa satupun oleh-oleh khas Madura.

Ragam oleh-oleh khas Madura cukup banyak. Mulai dari makanan ringan, makanan berat, makanan setengah jadi, juga cendera mata dan batik madura. Hampir setiap destinasi wisata di Madura selalu ada stand yang menjual oleh-oleh khas Madura. Tetapi, jika Anda sudah terlewat jauh dan hendak meninggalkan Madura, Anda bisa mendapat oleh-oleh di pintu masuk jembatan Suramadu.

Sambal Petis Madura

Sambal Petis termasuk oleh-oleh unggulan dari Madura. Warna Sambal Petis ini cerah dan cokelat kemerahan. Teksturnya sedikit kenyal. Rasanya cenderung asin dan gurih. Aroma Sambal Petis Madura tidak amis karena bahan yang digunakan untuk membuat sambal petis ini adalah Ikan Tuna.

Untuk membuat Sambal Petis Madura, Ikan Tuna dicampur dengan rempah berdasar resep istimewa yang telah turun temurun diwariskan oleh masyarakat Madura. Ini yang membuat rasa Sambal Petis Madura lebih khas dan berbeda dengan petis-petis dari daerah lain.

Harga Sambal Petis Madura rata-rata Rp 30.000 untuk ukuran setengah kg. Tapi, banyak juga yang dikemas dalam ukuran yang lebih kecil dengan harga yang lebih terjangkau.

Kacang Lorjuk

Lorjuk sendiri adalah hewan laut sejenis kerang yang ukurannya lebih kecil daripada kerang. Rasa Lorjuk asin dan gurih, biasa dimakan dengan nasi atau sambal, atau bahkan, dimakan begitu saja. Harga Lorjuk yang mahal membuat pedagang menyiasati dengan mencampurkannya dengan kacang. Jadilah Kacang Lorjuk.

kacang lorjuk oleh oleh khas madura

Kacang Lorjuk memiliki rasa lebih gurih daripada kacang tanpa campuran Lorjuk. Harga Kacang Lorjuk pun relatif ikut mahal, meski harganya mahal tetapi sebanding dengan rasa yang ditawarkan oleh-oleh khas Madura yang satu ini. Satu kemasan Kacang Lorjuk ukuran 1/4 kilo dihargai Rp 25.000.

Kacang Otok

Kacang Otok merupakan oleh-oleh khas Daerah Pamekasan Madura. Bahan yang digunakan untuk membuat Kacang Otok adalah kacang tanah. Proses membuat Kacang Otok ini cukup panjang, sehingga pantas saja jika harga Kacang Otok mencapai 40 ribu per-kg

Rasa Kacang Otok ini gurih, juga renyah. Namun ada juga Kacang Otok yang divariasi sehingga memiliki rasa pedas manis. Untuk menjaga rasa dan tekstur, Kacang Otok disimpan dalam wadah kedap udara. Kacang Otok biasa dijajakan dalam kemasan 250 gram dengan harga Rp 10.000.

Teri Crispi

Teri Crispi adalah teri yang dicampur tepung terigu dan bumbu tertentu, lalu digoreng. Rasa Teri Crispi yang gurih dengan tekstur renyah, membuat oleh-oleh khas Madura ini diminati banyak orang. Teri Crispi dijual dalam kemasan 80 gram atau ukuran lain. Untuk ukuran 80 gram Teri Crispi, banderol harganya Rp 10.000.

Macho Ketan

Macho Ketan adalah oleh-oleh khas Madura dalam bentuk kue. Macho Ketan terbuat dari beras ketan dan gula merah. Rasa Macho Ketan ini manis. Karena itu, Macho Ketan banyak digemari oleh anak-anak. Warna Macho Ketan biasanya tidak hanya terdiri satu warna saja, tetapi bercampur antara merah dan putih. Macho Ketan biasanya dijual dalam kemasan tertentu dengan harga sekitar Rp 15.000.

Di atas adalah beberapa rekomendasi oleh-oleh khas Madura, yang bisa anda jadikan sebagai buah tangan untuk keluarga tercinta.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Oleh-Oleh Khas Madura di Pintu Jembatan Suramadu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel